UPT Puskesmas Sei Tatas Gelar First Aider di SMPN 1 Pulau Petak



SEI TATAS, Sejumlah tenaga kesehatan dari UPT Puskesmas Sei Tatas melaksanakan kegiatan First Aider atau pertolongan pertama pada luka psikologis (P3LP) di SMPN 1 Pulau Petak pada Selasa Pagi (27/04) bertempat di Ruang Lab TIK. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala UPT Puskesmas Sei Tatas, Agat, Kep,.Ns, ini menyasar para siswa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan jiwa di lingkungan sekolah.


Menurut Agat, kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memberikan pemahaman bahwa kesehatan jiwa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan secara menyeluruh. Para siswa dan warga sekolah diberikan pembekalan mengenai pentingnya mengenali kondisi psikologis, memberikan dukungan awal, serta menjadi penolong pertama ketika menemukan teman atau warga sekolah yang sedang mengalami tekanan emosional.


“ Melalui kegiatan First Aider ini, diharapkan tumbuh budaya sekolah yang lebih peduli, aman, dan responsif terhadap kesehatan jiwa. Warga sekolah juga dilatih agar memiliki kemampuan dasar untuk memberikan pertolongan pertama secara tepat, sekaligus membantu mencegah masalah kesehatan jiwa berkembang menjadi lebih serius “ ungkapnya lagi.



Sementara itu Kepala SMPN 1 Pulau Petak, Abriansyah, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada UPT Puskesmas Sei Tatas atas perhatian dan kepeduliannya terhadap kesehatan jiwa peserta didik.


Menurutnya, sekolah bukan hanya tempat untuk mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga ruang bagi anak-anak untuk tumbuh secara sehat, percaya diri, dan mendapatkan dukungan ketika menghadapi berbagai persoalan.


“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kesehatan jiwa anak merupakan hal yang sangat penting. Dengan adanya pembekalan First Aider, kami berharap warga sekolah semakin peduli, mampu memberikan dukungan awal, dan bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta saling menguatkan.”


Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara sekolah dan tenaga kesehatan dalam membangun generasi muda yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki ketahanan dan kepedulian terhadap kesehatan jiwa.